Iya.. daripada nanti pada bertanya – lha.. mana cerita mengenai anak? Well…. aku atau lebih tepatnya kami – tidak memiliki anak alias childless karena kondisi kesehatan. Kami bisa memiliki anak asalkan kami bersedia melakukan IVF (bayi tabung) tetapi aku menolak ini. Mengapa? Yach.. selain agamaku juga tidak menganjurkan selain itu juga karena aku tidak ingin memiliki anak karena suatu paksaan. Bagiku, anak itu adalah anugerah Allah. Sang Maha Pencipta. Biarlah jika kami memang memiliki – itu karena dariNYA tanpa adanya campur tangan manusia. Klise kedengarannya? Terserah dech.. tetapi yang jelas itulah kami (atau lebih tepatnya – itulah aku). Aku juga tidak mau berpaku pada pendapat bahwa perkawinan atau pernikahan adalah identik dengan menghasilkan keturunan bahkan hingga melalui campur tangan segala :D
Dulu,, aku memang seringkali merasakan bagaimana sepi dan kejamnya dunia tanpa anak. Yach,. bagi yang belum tahu – aku tidak bisa menjadi seorang ibu. Hal yang paling menyakitkan adalah ketika aku seringkali harus berhadapan dengan kaumku sendiri yaitu kaum wanita. Tidak banyak di antara mereka, yang seolah memandang iba, kasihan atau aneh ke aku hanya karena aku berbeda dari mereka. Banyak pula yang bertanya ke aku “kenapa sich tidak punya anak? Kok egois amat yach? Apa mau selalu terlihat cantik dan seksi (apa coba hubungannya??) atau apa loe ‘nggak punya uang sehingga tidak mampu membiayai kehidupan anak?”
Dulu,. seringkali aku merasa sakit, terluka, dan sedih bila aku sering kali harus berhadapan dan dihadapkan pada kenyataan dan pertanyaan seperti itu. Tidak jarang pula aku sering pula merasa takut, kuatir akan masa depanku (maklum, aku khan anak tunggal!). Apa yang terjadi dengan diriku seandainya suamiku nanti sudah tidak ada?? Apakah aku akan hidup seorang diri di dunia ini?
Tetapi,. akhirnya aku pun merasa jenuh dengan perasaan itu semua! Aku berusaha untuk berpikiran positif. Dan berhasil! Aku selalu memiliki keyakinan yang sederhana dan simple yaitu bahwa aku tidak pernah sendiri dalam kehidupanku. Bukankah DIA yang menciptakan aku – selalu ada untukku? Bukankah DIA yang menciptakan aku, tahu apa yang terbaik untuk aku kini, dan nantinya?? Dan bukankah,. perjalanan waktu dan hidupku telah membuktikan kehadiran dan cintaNYA untuk aku yang tidak pernah berhenti??
Dan lagi,. kenapa aku harus ambil pusing dengan pikiran orang mengenai hidupku?? Bukankah ini hidupku? Bukan hidup mereka? Ok.. memang di mata orang – kehidupanku tidaklah sempurna tetapi izinkanlah aku bertanya “adakah kehidupan yang sempurna di dunia ini?” Aku rasa tidak! Yang tahu bahagia tidaknya hidup kita – yach diri kita sendiri khan? bukan orang lain.
Dan,,. juga mengenai pandangan orang yang selalu bingung “aku kerja untuk apa tokh tidak punya anak?” Well,. seperti kataku berjuta kali – itu adalah urusanku dengan DIA
So,. sejak memiliki pemikiran seperti itu – aku merasa lega. Tidak terbebani dengan apapun. Aku selalu mensyukuri atas kehidupan yang telah DIA berikan ke aku. Siapakahaku ini sehingga aku memiliki hak untuk mengutuk suatu anugerah dan karunia serta rahmatNYA? Aku sama sekali tidak memiliki hak untuk itu.
Betul,. hidupku tidak sempurna,. tetapi aku tokh menjalaninya dengan senyum, dengan bahagia, dengan tawa dan canda. Dnn aku rasa itu jauh lebih baik daripada merenungi nasib,.nasib :D
Hanya sebuah kisah perjalanan sederhana... untuk menjadi yang baik bukan yang terbaik :D
Showing posts with label Pengantar. Show all posts
Showing posts with label Pengantar. Show all posts
Thursday, 4 August 2011
Aku saja...
Namaku sesungguhnya adalah Vonny Kurniawati - lengkapanya Fransisca (nama baptisan Katolikku) Vonny Kurniawati Ablett (Ablett adalah my husband surename). Aku adalah anak dari pasangan Wirianto Latief dan Endang Sugiarti. Ayahku seorang keturunan Chinese dan beragama Islam sementara mamaku adalah pribumi asli dan seorang Nasrani. Papaku itu kulitny hitam banget nget - sementara ibuku kulitnya putih dan cantik pisan. Aku sendiri memiliki kulit sawo matang. Papaku berasal dari Bandung (pihak nenek) dan Pontianak (pihak kakek) - sementara mama berasal dari Surabaya. Aku sendiri lahir di Malang tetapi sejak dari kecil, sudah hijrah ke Jakarta. Semua saudara dari mamaku, sekarang berdomisili di Jember (aduh,. jadi kangen ama "bakso Pak Hannafi).
Aku adalah anak tunggal, alias semata wayang alias tidak punya saudara maupun saudiri (hiks..hiks - siapa yang mau jadi saudaraku? Silahkan bilang - pasti diterima dengan senang hati :D). Padahal dari dulu, pingin banyak punya kakak lelaki dan adik perempuan. Kenapa? Well,. enak gitu lho punya kakak lelaki - bisa minta tolong antar jemput sementara kalau punya adik perempuan - khan enak bisa saling tukaran baju dan bakalan aku godain teyus..wkkk...wkk (niat tidak tulus!).
Aku menyelesaikan pendidikan S1ku di Universitas Trisaksi di Grogol Jakarta Barat - jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (hm..hm.. jadi kangen pingin makan soto di sebelahnya Universitas Tarumanegara dan yang jelas nasi ramesnya di kantin Fakultas Tehnik bow). Setelah lulus, aku pun bekerja di BCA Kantor Pusat Sudirman di bagian Corporate Planning. Selain itu, aku juga aktif menjadi asisten dosen di Universitas Trisakti - lumayan euy buat tambah uang jajan dan yang jelas buat dana skripsi :D
Tahun 1997, ayahku memberikan kesempatan padaku untuk studi ke luar negeri. Pilihanku sebetulnya adalah US atau UK. Berhubung aku anak tunggal - ortuku tidak kasih. Kata mereka "Pilih Singapore, Australia atau tidak sama sekali!" Hiks..dasar anak badung tea,. dari pada bengong - yach sutera,. akhirnya pilih Australia. Dan aku pun diterima untuk kuliah jurusan bisnis di University of Western Sydney. Puji Tuhan,. kuliah yang seharusnya selesai dalam waktu 2 tahun - bisa terselesaikan dalam waktu 1 tahun ( bukan karena pintar tetapi karena jago nyontek pas ujian..wkkkk...wkk).
Tahun 1998 dengan semangat membara - aku kembali ke Jakarta setelah kangen ama ortu dan juga jajanan pasar (maklum hobby menguyah saya ini). Tetapi, oh tetapi - Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi yang hebat sehingga susah buat aku untuk cari kerja. Tetapi berkat restu dariNYA,. aku diberi kesempatan, untuk menjadi assisten dosen di University of New South Wales Australia, untuk mata kuliah Microeconomics, Macroeconomics, Quantitative Methods A and B. Wah,. senangnya bukan main apalagi waktu ditest dan dinyatakan lulus! Bangga banget rasanya, orang Indonesia bisa diterima untuk ngajar. Dan aku amat bersyukur untuk itu semua - tidak mungkin aku bisa melakukannya tanpa bantuanNYA.
orang Indonesia bisa diterima untuk ngajar. Dan aku amat bersyukur untuk itu semua - tidak mungkin aku bisa melakukannya tanpa bantuanNYA.
Tahun 2000 aku menikah dengan suamiku yang sekarang dan hingga sekarang kami belum dikaruniai seorang anak :D Tetapi suamiku memiliki 2 anak dari perkawinannya yang dulu yaitu Vincent dan Sarah. Mereka sudah besar yach - Vincent sudah berumur 21 tahun, sementara Sarah sudah berumur 19 tahun. Hubunganku dengan mereka baik begitu juga dengan mantan isterinya.
Lalu apa aja kegiatanku:
1) Aku saat ini diberikan kesempatan untuk bekerja di salah satu perusahaan swasta di Australia. Puji Tuhan masih diberikan kesempatan untuk bekerja mengingat cukup banyak orang yang menanggur di sini.
2) Selain bekerja, aku juga sedang kursus saat ini - yaitu kursus bahasa Perancis dan Mandarin. Karena suamiku khan berbicara Perancis dengan fasih (maklum, doski dulu dapat beasiswa untuk ambil S2 di Belgia) jadi aku pikir "enak kalau bisa bahasa Perancis, ada yang bisa diajak praktek".
3) Saat ini aku juga sedang kursus piano. Dulu sewaktu aku kecil, aku pernah kursus selama 2 tahun. Cuman,. berhubung Jakarta banjir terus menerus, akhirnya pianoku rusak, sak... sehingga akhirnya, aku berhenti kursus.
Bulan January 2009 yang lalu, si Babe (suamiku) membelikan aku sebuah piano dan dapat pelajaran gratis selama hampir 6 bulan dari yang jual piano. Banyak yang harus aku ulang, maklum sudah lama tidak pernah main. Tetapi nanti rencananya mulai January atau February 2010, aku akan lebih serius dalam kursus piano.
Masalahnya,.. susah cari guru untuk aku karena aku khan mau kursusnya cuman 2 minggu sekali. Bukannya kenapa sich, cuman buat aku - tidak ada gunanya tiap minggu ketemuaan ama guru piano - kalau kitanya sendiri jarang latihan di rumah. Dan,. aku latihan itu hanya setiap weekened doang! Lha gimana mau latihan kalau setiap hari pulang malam (kadang baru selesai dari kantor jam 8 atau jam 9 malam - apalagi kalau pas rekonsilasi dan tutup bulan :D). Entar tetangga pada protes pula, khan repot eike.
4) Kegiatanku yang lain yach,. yang jelas suka nguprek di dapur walaupun tidak seahli teman -teman dunia maya yang lain. Ampun dech,. salut lihat para wanita Indonesia yang begitu amat sangat jago masak. Salut for all of you :D. Selain itu aku juga suka berkebun, dan belajar menjahit...
So.. itulah dirikuuuuu.. hanya seorang wanita yang amat sangat biasa.. Seperti kataku - tidak berusaha untuk menjadi yang terbaik, tersuper atau apapun. Tetapi hanya ingin menjadi yang baik dan yang jelas.. terbaik bagi suami, keluargaku...
Aku adalah anak tunggal, alias semata wayang alias tidak punya saudara maupun saudiri (hiks..hiks - siapa yang mau jadi saudaraku? Silahkan bilang - pasti diterima dengan senang hati :D). Padahal dari dulu, pingin banyak punya kakak lelaki dan adik perempuan. Kenapa? Well,. enak gitu lho punya kakak lelaki - bisa minta tolong antar jemput sementara kalau punya adik perempuan - khan enak bisa saling tukaran baju dan bakalan aku godain teyus..wkkk...wkk (niat tidak tulus!).
Aku menyelesaikan pendidikan S1ku di Universitas Trisaksi di Grogol Jakarta Barat - jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan (hm..hm.. jadi kangen pingin makan soto di sebelahnya Universitas Tarumanegara dan yang jelas nasi ramesnya di kantin Fakultas Tehnik bow). Setelah lulus, aku pun bekerja di BCA Kantor Pusat Sudirman di bagian Corporate Planning. Selain itu, aku juga aktif menjadi asisten dosen di Universitas Trisakti - lumayan euy buat tambah uang jajan dan yang jelas buat dana skripsi :D
Tahun 1997, ayahku memberikan kesempatan padaku untuk studi ke luar negeri. Pilihanku sebetulnya adalah US atau UK. Berhubung aku anak tunggal - ortuku tidak kasih. Kata mereka "Pilih Singapore, Australia atau tidak sama sekali!" Hiks..dasar anak badung tea,. dari pada bengong - yach sutera,. akhirnya pilih Australia. Dan aku pun diterima untuk kuliah jurusan bisnis di University of Western Sydney. Puji Tuhan,. kuliah yang seharusnya selesai dalam waktu 2 tahun - bisa terselesaikan dalam waktu 1 tahun ( bukan karena pintar tetapi karena jago nyontek pas ujian..wkkkk...wkk).
Tahun 1998 dengan semangat membara - aku kembali ke Jakarta setelah kangen ama ortu dan juga jajanan pasar (maklum hobby menguyah saya ini). Tetapi, oh tetapi - Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi yang hebat sehingga susah buat aku untuk cari kerja. Tetapi berkat restu dariNYA,. aku diberi kesempatan, untuk menjadi assisten dosen di University of New South Wales Australia, untuk mata kuliah Microeconomics, Macroeconomics, Quantitative Methods A and B. Wah,. senangnya bukan main apalagi waktu ditest dan dinyatakan lulus! Bangga banget rasanya, orang Indonesia bisa diterima untuk ngajar. Dan aku amat bersyukur untuk itu semua - tidak mungkin aku bisa melakukannya tanpa bantuanNYA.
orang Indonesia bisa diterima untuk ngajar. Dan aku amat bersyukur untuk itu semua - tidak mungkin aku bisa melakukannya tanpa bantuanNYA.
Tahun 2000 aku menikah dengan suamiku yang sekarang dan hingga sekarang kami belum dikaruniai seorang anak :D Tetapi suamiku memiliki 2 anak dari perkawinannya yang dulu yaitu Vincent dan Sarah. Mereka sudah besar yach - Vincent sudah berumur 21 tahun, sementara Sarah sudah berumur 19 tahun. Hubunganku dengan mereka baik begitu juga dengan mantan isterinya.
Lalu apa aja kegiatanku:
1) Aku saat ini diberikan kesempatan untuk bekerja di salah satu perusahaan swasta di Australia. Puji Tuhan masih diberikan kesempatan untuk bekerja mengingat cukup banyak orang yang menanggur di sini.
2) Selain bekerja, aku juga sedang kursus saat ini - yaitu kursus bahasa Perancis dan Mandarin. Karena suamiku khan berbicara Perancis dengan fasih (maklum, doski dulu dapat beasiswa untuk ambil S2 di Belgia) jadi aku pikir "enak kalau bisa bahasa Perancis, ada yang bisa diajak praktek".
3) Saat ini aku juga sedang kursus piano. Dulu sewaktu aku kecil, aku pernah kursus selama 2 tahun. Cuman,. berhubung Jakarta banjir terus menerus, akhirnya pianoku rusak, sak... sehingga akhirnya, aku berhenti kursus.
Bulan January 2009 yang lalu, si Babe (suamiku) membelikan aku sebuah piano dan dapat pelajaran gratis selama hampir 6 bulan dari yang jual piano. Banyak yang harus aku ulang, maklum sudah lama tidak pernah main. Tetapi nanti rencananya mulai January atau February 2010, aku akan lebih serius dalam kursus piano.
Masalahnya,.. susah cari guru untuk aku karena aku khan mau kursusnya cuman 2 minggu sekali. Bukannya kenapa sich, cuman buat aku - tidak ada gunanya tiap minggu ketemuaan ama guru piano - kalau kitanya sendiri jarang latihan di rumah. Dan,. aku latihan itu hanya setiap weekened doang! Lha gimana mau latihan kalau setiap hari pulang malam (kadang baru selesai dari kantor jam 8 atau jam 9 malam - apalagi kalau pas rekonsilasi dan tutup bulan :D). Entar tetangga pada protes pula, khan repot eike.
4) Kegiatanku yang lain yach,. yang jelas suka nguprek di dapur walaupun tidak seahli teman -teman dunia maya yang lain. Ampun dech,. salut lihat para wanita Indonesia yang begitu amat sangat jago masak. Salut for all of you :D. Selain itu aku juga suka berkebun, dan belajar menjahit...
So.. itulah dirikuuuuu.. hanya seorang wanita yang amat sangat biasa.. Seperti kataku - tidak berusaha untuk menjadi yang terbaik, tersuper atau apapun. Tetapi hanya ingin menjadi yang baik dan yang jelas.. terbaik bagi suami, keluargaku...
Dirinya dan diriku.....
Buat yang tinggal di MP dan WP,. pasti sudah tidak aneh dengan aku dan suamiku bahkan jangan – jangan sudah bosan,. san yach – hiks..hiks.
Inilah kami... si pemilik rumahhhhhhhh....
Sang pria,.. bernama John Ablett, panggilan kesayangannya Babe disingkat Bb :D
Suamiku asalnya "campur aduk". Kakeknya adalah asli Oz tetapi neneknya asli Scottish. Ayahnya asli Jerman. Sayangku sendiri lahir di Oz. Dia menyelesaikan pendidikannya di Oz dan juga di Belgium. Dia mengambil gelar Masternya di Belgium (beasiswa). Tetapi kemudian kembali ke Oz karena dia lebih suka hidup di Oz. Dia dulu pernah menikah dengan Sylvie dan dikaruniai dua orang anak yaitu Vincent dan Sarah. Mereka sudah besar. Dengan aku, dia tidak dikaruniai seorang anakpun.
Dia sekarang bekerja sebagai dosen tetap untuk jurusan finance, dan quantitative methods sebagai dosen tetap di salah satu universitas di Australia dan juga mengajar part time di salah satu universitas ternama di salah satu universitas di Australia.
Dia pintar berbahasa Indonesia, tetapi dia juga berbicara Perancis (fasih) dan Jerman (pasif). Sifatnya pendiam tetapi kalau usilnya kambuh,. wis.. kambuh,. buh!
Aku cinta dan sayang banget ama si babeku yang serius tapi suka iseng ini...(hush.. jangan keras – keras nanti doski GUERRRRRRRRR). Buat aku, he is the best!
Yang wanita.. bernama Vonny Ablett,.. atau panggilannya Isteri Babe - disingkat Ib..
Saat ini aku bekerja di salah satu perusahaan swasta (PwC Australia) di Sydney Australia. Aku bangga bisa bekerja di perusahaan yang besar ini, dan aku sangat bersyukur kepadaNYA atas kesempatan indah yang telah DIA berikan padaku.
Inilah kami... si pemilik rumahhhhhhhh....
Sang pria,.. bernama John Ablett, panggilan kesayangannya Babe disingkat Bb :D
Suamiku asalnya "campur aduk". Kakeknya adalah asli Oz tetapi neneknya asli Scottish. Ayahnya asli Jerman. Sayangku sendiri lahir di Oz. Dia menyelesaikan pendidikannya di Oz dan juga di Belgium. Dia mengambil gelar Masternya di Belgium (beasiswa). Tetapi kemudian kembali ke Oz karena dia lebih suka hidup di Oz. Dia dulu pernah menikah dengan Sylvie dan dikaruniai dua orang anak yaitu Vincent dan Sarah. Mereka sudah besar. Dengan aku, dia tidak dikaruniai seorang anakpun.
Dia sekarang bekerja sebagai dosen tetap untuk jurusan finance, dan quantitative methods sebagai dosen tetap di salah satu universitas di Australia dan juga mengajar part time di salah satu universitas ternama di salah satu universitas di Australia.
Dia pintar berbahasa Indonesia, tetapi dia juga berbicara Perancis (fasih) dan Jerman (pasif). Sifatnya pendiam tetapi kalau usilnya kambuh,. wis.. kambuh,. buh!
Aku cinta dan sayang banget ama si babeku yang serius tapi suka iseng ini...(hush.. jangan keras – keras nanti doski GUERRRRRRRRR). Buat aku, he is the best!
Yang wanita.. bernama Vonny Ablett,.. atau panggilannya Isteri Babe - disingkat Ib..
Saat ini aku bekerja di salah satu perusahaan swasta (PwC Australia) di Sydney Australia. Aku bangga bisa bekerja di perusahaan yang besar ini, dan aku sangat bersyukur kepadaNYA atas kesempatan indah yang telah DIA berikan padaku.
Cerita si ~V~
Setelah melalang buana sekian lama dalam dunia maya.. akhirnya aku putuskan untuk membuka "CeritasiV".
Blog yang hanya akan berisikan mengenai kegiatanku sehari - hari....semoga.. apa yang aku tuliskan.. bisa memberikan sesuatu bagi yang membaca.. setidaknya pada diriku.. sebagai penulis :D
Blog yang hanya akan berisikan mengenai kegiatanku sehari - hari....semoga.. apa yang aku tuliskan.. bisa memberikan sesuatu bagi yang membaca.. setidaknya pada diriku.. sebagai penulis :D
Subscribe to:
Posts (Atom)


